Menu

Mode Gelap

BERITA · 29 Agu 2025 11:34 WIB ·

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah Bersama DPRD Lakukan Sidak, Temukan Gula Refinasi Dijual dan Dikemas Bersama Kopi


 Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah Bersama DPRD Lakukan Sidak, Temukan Gula Refinasi Dijual dan Dikemas Bersama Kopi Perbesar

Situbondo,seemetris.idhttp://seemetris.id- Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah bersama Komisi II DPRD Situbondo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pertokoan, Jumat (29/8/2025).

 

Pasalnya, Sidak tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan peredaran gula rafinasi yang disebut menjadi salah satu penyebab tidak lakunya gula petani lokal.

 

Padahal berdasarkan regulasi, gula rafinasi hanya boleh digunakan untuk kebutuhan industri makanan dan minuman, seperti pabrik minuman ringan, biskuit, atau produk olahan lainnya.

 

Diketahui, Regulasi terkait gula rafinasi di Indonesia tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 17 Tahun 2022, yang mengatur dan menekankan penggunaan gula rafinasi hanya sebagai bahan baku industri dan melarang penjualannya di pasar eceran.

 

Bahkan, saat sidak bersama tim gabungan antara Pemkab bersama DPRD Situbondo, menemukan indikasi penggunaan gula rafinasi yang dikemas bersama produk kopi saset.

 

Produk itu dijual dalam bentuk kemasan yang menarik antara gula rafinasi dan kopi dipisah, di salah satu minimarket jejaring di Situbondo.

 

Temuan ini menimbulkan kekhawatiran karena bisa berdampak langsung pada serapan gula lokal yang saat ini melimpah di Jawa Timur, termasuk di Situbondo.

 

” Di lapangan kami menemukan diduga itu adalah gula rafinasi yang ditempelkan pada kemasan kopi,” seru Wabup Ulfiyah.

 

Lebih lanjut, Politisi Partai PPP itu menambahkan bahwa terkait adanya temuan dugaan gula refinasi itu, pihaknya akan segera berkirim surat pada kementerian.

 

” Ke depan, kami akan segera melayangkan surat kepada Kementerian terkait,” imbuhbak Ulfi sapaan akrab Wakil Bupati Situbondo.

 

menurutnya, dalam surat yang akan dikirim ke kementerian, pihaknya berencana melampirkan hasil uji laboratorium dari sampel barang yang ditemukan saat sidak.

 

” Kita masih menduga itu gula rafinasi. Jika hasil laboratorium membuktikan demikian, maka kami akan meminta tindakan tegas dari Kementerian,” tegasnya.

 

sehingga, Untuk memastikan kebenaran, temuan tersebut kini sudah diserahkan kepada Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan kajian lebih lanjut.

“Peredaran gula rafinasi ini sudah ditangani BPOM. Jadi, sebelum surat resmi dikirim, kami menunggu hasil kajian mereka,” terangnya.

 

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi II DPRD Situbondo dan manajemen pabrik gula (PG) agar penggunaan gula di industri lebih mengutamakan produk lokal.

 

“Stok gula di Jawa Timur saat ini sangat melimpah. Namun di Situbondo terjadi penumpukan karena ada dugaan permainan peredaran gula rafinasi,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 147 kali

Baca Lainnya

Beberapa Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir, Wabup Ulfiyah Langsung Turun Ke Lokasi

22 Januari 2026 - 01:08 WIB

Atap Los Pasar tradisional Besuki Porak Poranda, Wabup Ulfiyah Pastikan Cepat Tangani Perbaikan

21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wabup Ulfiyah Apresiasi Kades Besuki Dalam Membantu Korban Terdampak Puting Beliung

21 Januari 2026 - 09:54 WIB

Pendopo Pate Alos Besuki Penuh Dengan Nilai Sejarah, Wabup Ulfiyah Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan dan Fasilitas yang ada

19 Januari 2026 - 12:39 WIB

Usai Acara Pengajian, Wabup Ulfiyah Langsung Turun ke Lokasi Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Sering Terjadi Banjir Rob Setiap Tahun, Pemkab Situbondo Akan Bangun Tangkis Ombak Melalui BTT

14 Januari 2026 - 08:59 WIB

Trending di BERITA