Situbondo, Seemetris.id – Wacana pembentukan Kecamatan Baluran yang digagas oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, terus menuai berbagai tanggapan. Siti Mariah Ulfa, SH, Anggota Dewan dapil lV , turut memberikan opininya dan menilai langkah tersebut sebagai wujud komitmen untuk memajukan pariwisata Situbondo.
Menurut Siti Mariah Ulfa, gagasan Bupati Rio Prayogo ini merupakan langkah yang berani namun visioner.
“Menurut saya, wacana pembentukan Kecamatan Baluran yang digagas oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, adalah bukti komitmen untuk mewujudkan Situbondo naik kelas di bidang pariwisata. Langkah ini memang cukup berani, namun pemilihan nama ‘Baluran’ sebagai nama kecamatan justru sangat ikonik. Hal ini membuktikan bahwa apa yang dilakukan Bupati Situbondo adalah suatu hal yang visioner,” ujarnya.
Lebih lanjut, Siti Mariah Ulfa meyakini bahwa Bupati telah melakukan persiapan yang matang sebelum mengumumkan wacana ini. “Saya yakin bupati sudah melakukan kajian awal terkait apa saja hal-hal yang perlu dipersiapkan guna mendukung berdirinya Kecamatan Baluran,” katanya.
Ia juga menyoroti kurangnya pengetahuan wisatawan mengenai wilayah administratif Taman Nasional Baluran.
“Selama ini banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Taman Nasional Baluran, namun kebanyakan tidak mengetahui bahwa Baluran berada dalam wilayah Situbondo,” jelasnya.
Terkait penggunaan istilah “tetangga sebelah” oleh Bupati Situbondo yang sempat menimbulkan pro-kontra di media sosial, Siti Mariah Ulfa memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, istilah tersebut justru mencerminkan hubungan baik antara Situbondo dan Banyuwangi.
“Terkait statement Bupati Situbondo yang menggunakan ‘tetangga sebelah’ sehingga menuai pro-kontra di media sosial. justru dengan memakai istilah ‘tetangga sebelah’ ini membuktikan bahwa hubungan antara Situbondo dan Banyuwangi sangat harmonis. Seperti tetangga yang bersebelahan rumah, pasti rukun dan saling menghormati,” ungkapnya.
Pernyataan Siti Mariah Ulfa ini menambah dimensi positif dalam diskusi mengenai pembentukan Kecamatan Baluran. Sebagai seorang pengamat hukum, pandangannya memberikan perspektif yang mendukung langkah Bupati Situbondo sebagai upaya strategis untuk memperkuat identitas pariwisata daerah dan membangun hubungan yang baik dengan wilayah tetangga.











