Situbondo,seemetris.id– Ketua dan jajaran Pengurus DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo mendatangi langsung lokasi Ambruknya Atap ruang santri putri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jailani Ra di Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kamis (30/10/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan solidaritas atas musibah ambruknya atap salah satu ruang asrama putri pondok yang terjadi pada Rabu (29/10/2025) dini hari.
” Kami sangat prihatin atas kejadian ini, kami tadi sempat berdiskusi dengan pengasuh yang mana kalau untuk bantuan lembaga pendidikan Alhamdulillah pondok pesantren ini sudah pernah di sentuh oleh pemerintah, tepati kalau untuk pembangunan bahkan rehab Pondok pesantrennya itu belum pernah sama sekali,” Ujar Zainiye Ketua DPC PPP Situbondo.
Lebih lanjut, Zainiye sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi E itu menambahkan bahwa pihaknya akan mengusulkan rehan yayasan dalam program tahun 2026 mendatang.
” kondisi infrastruktur asrama ini perlu mendapatkan perhatian, Maka yang saya bisa lakukan nantinya adalah mengusulkan rehap yayasan. insyaallah kami usulkan dalam program kami di tahun 2026,” Imbuhnya.
Menurutnya, yang namanya musibah tidak bisa di prediksi kapan terjadi, tetapi ini tidak perlu dijadikan kekhawatiran, ketakutan atau phobia yang luar biasa.
” Karena yang namanya musibah bisa terjadi dimana saja tidak hanya di pondok pesantren,”sampainya.
Menurutnya, pondok pesantren tersebut memiliki nila kemandirian yang luar biasa.
” Bayangkan dengan total 300 an santri itu tidak dipungut biaya apapun kecuali uang bulanan Rp20 Ribu dan beras 15kg. Dan semua biayanya diluar itu ditanggung oleh pengasuh. Nah ini kan sebenarnya satu nilai ke ikhlasan pengasuh pondok pesantren dalam rangka untuk mencerdaskan anak anak kita agar supaya bukan hanya memiliki ilmu, tetapi akhlak dan yang lainnya,” pungkasnya.











