Situbondo,seemetris.id– Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah menghadiri kegiatan Munaqosah Hifdzil Hadist III SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo. Pasalnya acara tersebut berlangsung di Masjid Al-Jihad, Rabu (11/6/2025).
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah memberikan apresiasi, karena Kegiatan tersebut dinilai bagus untuk membantu anak-anak memahami agama.
“Kan orang memeluk agama Islam harus belajar memahami Alquran dan Hadist,” ujar Mbak Ulfi sapaan akrab Wakil Bupati Situbondo.
Lebih lanjut, Mbak Ulfi menyampaikan bahwa, dilihat dari program dan isi meteri yang dilombakan, maka bisa membuat anak didik SDI Muhammdiyah bisa memiliki ilmu yang setara dengan anak-anak yang mondok.
“Ini boleh dikatakan, anak sekolah ilmunya rasa pesantren,” sampainya.
Menurutnya, Saat ini kita bersaing dengan dunia gadget, akan tetapi SD 1 Muhammad memberikan terobosan dan PR pada anak anak didik. dimana anak anak didik pulang kerumahnya melihat handphone akan tetapi membuka buku munaqosyah.
” Ini merupakan hal istimewa bagi kami, dan kami sangat berbahagia. Beruntunglah anak anak kami sekolah disini . Karena disini diberikan ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum,” terang mbak Ulfi.
Sementara itu, Kepala SDI Muhammadiyah 1 Panji, Rahmatul Irfan mengatakan, kegiatan Munaqosah Hifdzil Hadist kali ini merupakan kali Ketiga. Diharapkan, ke depan bisa terus berkelanjutan dan bermanfaat bagi siswa.
“Tujuan dari monaqosah untuk mengukur kemampuan siswa siswi dalam membaca dan menghafal hadist serta mengevaluasi hasil pembelajaran di sekolah,” ujar Irfan.
Kegiatan tersebut bukan hanya melihat kemampuan siswa saja. Lebih dari itu, bisa melihat semangat guru dalam mendukung visi dan misi sekoah. Yaitu melahirkan generasi berakhlak mulia dan berkarater islami.
” Kami rasa dengan adanya Munaqosyah Hadist begini bisa meningkatkan nilai semangat antara murid dan guru. Murid bisa menghafal guru juga bisa mengingat hafalannya masing-masing,” ungkap Irfan.
Dia menjelaskan, kegiatan Munaqosah Hifdzil Hadist III diikuti oleh 143 peserta atau siswa.
“Alhamdulillah dengan adanya lomba ini, anak didik kita bisa menghafal hadist. Kalaupun kala dalam lomba setidaknya kepalanya sudah diisi dengan hadist,” pungkasnya.











