Menu

Mode Gelap

BERITA · 17 Jun 2025 00:51 WIB ·

Lebih Mahal dari Bawang Merah, Padi, dan Jagung: Warga Situbondo Raup Untung Rp.30 Ribu per Kg dari Tanaman Liar “Rabet”


 Lebih Mahal dari Bawang Merah, Padi, dan Jagung: Warga Situbondo Raup Untung Rp.30 Ribu per Kg dari Tanaman Liar “Rabet” Perbesar

Situbondo, seemetris.id.com – Siapa sangka tanaman liar yang selama ini hanya dianggap sebagai pakan ternak, kini menjadi sumber pendapatan menjanjikan bagi warga di Kabupaten Situbondo. Tanaman yang dikenal masyarakat lokal dengan nama “Rabet”, atau secara ilmiah disebut Calopogonium mucunoides, kini diburu karena buahnya memiliki nilai ekonomi tinggi—bahkan melebihi harga bawang merah, padi, hingga jagung.

Tanaman yang tumbuh subur di area perbukitan dan kebun-kebun kosong ini memiliki buah berbentuk mirip kacang-kacangan. Selama bertahun-tahun, tanaman ini hanya digunakan sebagai hijauan pakan kambing dan sapi. Namun, belakangan buahnya mulai dikenal memiliki potensi ekonomi karena dibeli dengan harga tinggi oleh pengepul, yaitu sekitar Rp30.000 per kilogram.

Salah satu warga Dusun Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Situbondo, berinisial “Z”, mengungkapkan bahwa ia telah rutin mencari buah Rabet di area perbukitan sekitar desanya. “Awalnya saya hanya iseng. Tapi setelah tahu harganya mahal, sekarang saya fokus cari buahnya. Sehari bisa dapat beberapa kilogram kalau musimnya bagus,” ungkapnya.

Menurut penuturan Z, hasil panen buah “Calopogonium mucunoides” yang dikumpulkannya kemudian dijual kepada pengepul yang datang langsung ke desa. Tidak perlu perawatan khusus, dan hanya mengandalkan ketelatenan serta pengetahuan lokasi tumbuhnya tanaman ini.

Fenomena ini mulai menarik perhatian para petani dan warga desa lainnya yang mulai ikut mencari tanaman tersebut, terutama karena hasilnya lebih menjanjikan dibanding beberapa komoditas pertanian utama di wilayah tersebut.

Pemerintah desa dan pihak terkait diharapkan dapat menelusuri lebih jauh potensi komoditas ini, termasuk kemungkinan budidaya secara sistematis, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memaksimalkan nilai ekonomi tanaman liar yang selama ini luput dari perhatian.

Artikel ini telah dibaca 108 kali

Baca Lainnya

Beberapa Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir, Wabup Ulfiyah Langsung Turun Ke Lokasi

22 Januari 2026 - 01:08 WIB

Atap Los Pasar tradisional Besuki Porak Poranda, Wabup Ulfiyah Pastikan Cepat Tangani Perbaikan

21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wabup Ulfiyah Apresiasi Kades Besuki Dalam Membantu Korban Terdampak Puting Beliung

21 Januari 2026 - 09:54 WIB

Pendopo Pate Alos Besuki Penuh Dengan Nilai Sejarah, Wabup Ulfiyah Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan dan Fasilitas yang ada

19 Januari 2026 - 12:39 WIB

Usai Acara Pengajian, Wabup Ulfiyah Langsung Turun ke Lokasi Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Sering Terjadi Banjir Rob Setiap Tahun, Pemkab Situbondo Akan Bangun Tangkis Ombak Melalui BTT

14 Januari 2026 - 08:59 WIB

Trending di BERITA