Menu

Mode Gelap

BERITA · 6 Mei 2025 07:27 WIB ·

Lawan Katarak dan Keluhan Kesehatan, Bupati Situbondo Hadirkan Rumah BRANTAS & Operasi Gratis Skala Besar


 Lawan Katarak dan Keluhan Kesehatan, Bupati Situbondo Hadirkan Rumah BRANTAS & Operasi Gratis Skala Besar Perbesar

Situbondo, Seemetris.id – Pemerintah Kabupaten Situbondo di bawah kepemimpinan Bupati Mas Rio hari ini meresmikan “Rumah BRANTAS” (Berobat Tanpa Batas), sebuah fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mengakomodir keluhan masyarakat terkait layanan dan pembiayaan kesehatan.

Peresmian ini bersamaan dengan pelaksanaan bakti sosial (baksos) kesehatan yang meliputi operasi katarak, pemeriksaan penyakit mata, dan pemberian kacamata gratis.

Kegiatan baksos ini rencana kedepan akan diselenggarakan di tiga titik strategis, yaitu Besuki, Asembagus, dan pusat kota Situbondo, untuk bisa memobilisasi area bagi pasien katarak.

Kegiatan operasi Katarak secara gratis yang dilaksanakan hari ini dengan target menjangkau 1500 pasien selama tiga hari pelaksanaan hingga Jumat mendatang.

Bupati Mas Rio menyampaikan bahwa pembagian lokasi ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

“Nantinya akan dibagi di beberapa tempatnya, Besuki ada di Asembagus ada di tengah (Kota). Tujuannya apa itu? Supaya mempermudah aja. Kalau ada lagi seperti ini, itu dipastikan ada tiga titik pelayanan seperti ini. Ini kerjasama sama pihak NGO juga, saya sudah jelaskan kepada mereka dan mereka sanggup untuk membagi tiga titik itu,” ujarnya saat meninjau kegiatan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, bahkan pada hari pertama, jumlah pasien yang datang melebihi perkiraan, terutama bagi mereka yang tidak mendaftar melalui puskesmas atau secara daring. “Targetnya 1500, tapi mungkin lebih karena ini tiga hari, hari ini saja sudah membludak terutama yang tidak mendaftar di Puskesmas atau di online, ya ini hiliterite lah soal seperti itu memang kerja keras kita masih,” imbuh Bupati.

Fokus utama dalam baksos ini adalah penanganan katarak, mengingat tingginya angka penderita di Kabupaten Situbondo yang mencapai sekitar 7000 orang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Situbondo, Dr. Sandy, menginformasikan bahwa hingga saat ini terdata 800 peserta, dengan rincian 300 pasien katarak dan 500 pasien dengan penyakit mata lain yang membutuhkan kacamata.

“Sementara di data sama teman-teman itu ada yang belum mateng ada yang sudah matang ini yang dioperasi ini sudah matur istilahnya Sudah mateng sudah tidak kelihatan apa-apa baru kita operasi Pak sedangkan yang masih gejala itu kita data dulu nanti kalau ada kegiatan selanjutnya baru kita daftarkan lagi,” jelas Dr. Sandy.

Meskipun pendaftaran daring dan melalui puskesmas telah dilakukan, kendala muncul akibat banyaknya pasien yang datang langsung ke lokasi baksos tanpa mendaftar.

“Selama ini pasiennya karena memang kami yang didaftar online maupun ke Puskesmas itu tidak sebanyak ini jadi artinya bahwa pasien yang langsung datang ke sini Jadi itu yang tidak bisa kami perkirakan,” ungkap Dr. Sandy.

Bupati Mas Rio menjelaskan bahwa pendirian Rumah BRANTAS adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Situbondo.

“Rumah berantas ini adalah fasilitas yang memang untuk mendukung program utama kita mas Rio dan Mbak ulfi atau universal tapi ini perlu dipahami karena masa transisi dan dari pelayanan kesehatan sebelumnya ke Brantas banyak sekali dan mungkin di PKM atau rumah sakit masih ada apa namanya ya perlu diorientasikan saya bilang di atas kumpulkan semua kepala Rumah sakit Puskesmas mau kita latih,” katanya.

Rumah BRANTAS yang berlokasi di halaman kantor Dinas Kesehatan Situbondo mulai diresmikan hari ini langsung beroperasi 24 jam dengan tiga shift tenaga kesehatan yang selalu siaga.

“Hari ini diresmikan, jadi itu 24 jam ada tiga shift, mereka akan standby terus di sini,” tegas Bupati. Layanan utama Rumah

BRANTAS adalah menerima laporan dan menyediakan ambulans gratis. “Menerima laporan dan disiapkan ambulan gratis di situ, kalau ada laporan ambulan gratis siap bergerak,” jelasnya.

Terkait tenaga kesehatan di Rumah BRANTAS, Bupati memastikan bahwa sudah ada tenaga yang memadai dan akan didukung oleh tim BSD ambulans gratis selama 24 jam.

“Tenaga sendiri kami sudah ada dan ditambah dengan tim BSD ambulans gratis selama 24 jam nah itu nanti saling mengcover, kita sudah 24 jam silakan nanti telepon ke nomor berantas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Mas Rio
mengungkapkan tujuan utama didirikannya Rumah BRANTAS adalah untuk mengakomodir keluhan masyarakat terkait pelayanan dan pembiayaan kesehatan.

“Ini sebetulnya mengakomodir keluhan masyarakat karena banyak keluhan masyarakat yang langsung kepada pak bupati Bupati dan lain semuanya jadi ini nanti rumah berantas ini menampung semua keluhan masyarakat terkait dengan pelayanan pembiayaan Kesehatan berantas maupun pengaduan layanan kesehatan yang ada di Kabupaten,” jelasnya.

Selain kegiatan baksos dan peresmian Rumah BRANTAS, Bupati juga melakukan kunjungan ke Rumah Pemulihan Gizi (RPG) yang saat ini menampung 15 pasien dengan kasus gangguan tumbuh kembang.

Kegiatan lain pada hari ini meliputi pemberian bola mata palsu, kunjungan ke UMKM, dan pembagian kacamata gratis.
Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap dengan adanya bakti sosial kesehatan dan Rumah BRANTAS ini, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin mudah dan keluhan terkait kesehatan dapat segera ditangani.

Meskipun pelayanan katarak juga telah berjalan di rumah sakit, baksos ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang mungkin enggan atau kesulitan mengakses layanan di fasilitas kesehatan tersebut.

“Sebetulnya, selain baksos kami, itu ada pelayanan juga di masing-masing rumah sakit, sudah berjalan. Cuman kan banyak pasien tidak berkenan ke rumah sakit jadi ini adalah alternatif untuk tidak ke rumah sakit bisa ke tempat baksos,” tutupnya Bupati Mas Rio.

Selain itu Pasien Operasi Katarak Gratis Gatot (57) warga Jati Sari Kecamatan Arjasa mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah Situbondo khususnya kepada Bupati Situbondo, Mas Rio atas kepedulian terhadap warganya karena bisa melaksanakan operasi katarak secara gratis.

“Terimakasih Mas Rio saya sudah dioperasi mata saya yang terdampak Katarak dan Alhamdulillah operasi berjalan lancar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Beberapa Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir, Wabup Ulfiyah Langsung Turun Ke Lokasi

22 Januari 2026 - 01:08 WIB

Atap Los Pasar tradisional Besuki Porak Poranda, Wabup Ulfiyah Pastikan Cepat Tangani Perbaikan

21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wabup Ulfiyah Apresiasi Kades Besuki Dalam Membantu Korban Terdampak Puting Beliung

21 Januari 2026 - 09:54 WIB

Pendopo Pate Alos Besuki Penuh Dengan Nilai Sejarah, Wabup Ulfiyah Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan dan Fasilitas yang ada

19 Januari 2026 - 12:39 WIB

Usai Acara Pengajian, Wabup Ulfiyah Langsung Turun ke Lokasi Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Sering Terjadi Banjir Rob Setiap Tahun, Pemkab Situbondo Akan Bangun Tangkis Ombak Melalui BTT

14 Januari 2026 - 08:59 WIB

Trending di BERITA