Situbondo, Seemetris.ID — Hujan lebat disertai angin kencang melanda Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Senin (26/5) sekitar pukul 13.35 WIB. Akibatnya, sebanyak 14 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi.
Menurut laporan dari Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Situbondo, bencana cuaca ekstrem ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerusakan material cukup signifikan, dengan total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dari 14 rumah yang terdampak, dua di antaranya mengalami rusak berat, dua rusak sedang, dan sepuluh lainnya rusak ringan. Beberapa warga yang rumahnya rusak berat antara lain Pak Tori (56) dan Pak Suherman (21), dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp10 juta.
Sementara warga lainnya, seperti Pak Hafid, Pak Dulhannan, dan Pak Hartono, mengalami kerusakan sedang hingga ringan dengan kerugian berkisar Rp1–5 juta.
BPBD Kabupaten Situbondo bersama tim gabungan dari Kecamatan, Koramil, Polsek, Pemdes, Tagana, dan relawan setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, koordinasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.
“Kami telah melakukan asesmen awal dan saat ini masuk ke tahap Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana),” ujar perwakilan dari Pusdalops BPBD Situbondo.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk selalu siaga terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu, serta melaporkan segera apabila terjadi kejadian serupa.











