Situbondo, seemtreis.id – Sebanyak 548 terpilih menerima bantuan Sosial Program Kemiskinan Ekstrim Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Provinsi melalui Pemerintah Kabupaten Situbondo.
Penyaluran bantuan sosial secara serentak ini dilaksanakan langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan Wakil Bupati Situbondo, Mbak Ulfiyah, pada Kamis (24/4/2025) di berbagai kecamatan se-Kabupaten Situbondo.
Bantuan sosial dengan nilai Rp1,5 juta ini per penerima manfaat diharapkan dapat menjadi stimulus signifikan bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha mereka, membuka peluang kerja baru, dan pada akhirnya meningkatkan taraf hidup keluarga.
Dalam kegiatan penyaluran di Kecamatan Bungatan, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang akrab disapa Mas Rio menyampaikan bahwa Program UEP bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar memiliki penghasilan yang mandiri dan terhindar dari kekurangan.
Mas Rio panggilan akrabnya juga menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara produktif untuk mengembangkan usaha.
“Tujuannya agar masyarakat berdaya, punya penghasilan dan tidak kekurangan. Ada yang sampai 15 tahun dapat bantuan, tapi tetap jadi orang miskin. Kenapa? Karena bantuan yang didapat tidak digunakan untuk usaha. Oleh sebab itu mari sama-sama sadar, bahwa ibarat ingin mendapat ikan, bantuan ini adalah kailnya.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Mas Rio juga memberikan pesan inspiratif terkait pentingnya pendidikan sebagai salah satu cara efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Ia, mendorong para penerima bantuan untuk terus bersemangat menyekolahkan anak-anak mereka hingga jenjang perguruan tinggi.
“Jangan takut menyekolahkan anak. Kalau kesulitan biaya, kita sediakan Beasiswa. Boleh disampaikan ke saya kalau ada anaknya yang mau kuliah dan kesulitan biaya,” ungkap Bupati muda tersebut dengan penuh perhatian.
Sementara itu, di lokasi terpisah, Wakil Bupati Situbondo, Mbak Ulfiyah, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar bantuan modal yang diberikan sebesar Rp1,5 juta per penerima ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
Mbak Ulfiyah menekankan pentingnya inovasi dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan usaha agar dapat terus berkembang dan berdaya saing.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar menjadi modal awal yang bermanfaat. Jangan lupa untuk terus berinovasi dan jangan mudah menyerah,” singkat Mbak Ulfiyah.
Para penerima manfaat yang hadir dalam acara penyaluran bantuan tersebut menunjukkan antusiasme dan rasa syukur atas perhatian serta bantuan yang diberikan.











