Situbondo,seemetris.id– Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Situbondo sekaligus Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur, Zainiye memberikan Bantuan Kursi roda kepada penyandang disabilitas, Senin (15/12/2025). Diketahui, pemberian bantuan itu berlangsung di kantor DPC PPP Situbondo.
Ketua DPC PPP Situbondo, Zainiye mengatakan bahwa pemberian bantuan kursi roda gratis itu berawal dari ketika pihaknya turun ke dapilnya sering kali melihat masyarakat yang kesulitan dalam beraktifitas karena persoalan tidak bisa berjalan atau sakit struk.
” Jadi kami di komisi E DPRD Jawa Timur itu membidangi pendidikan, kesehatan dan sosial. Sosial itu komunitas masyarakat yang rentan terhadap persoalan persoalan sosial, Maka kemudian menjadi tugas kami untuk mengalokasikan kebutuhan mereka melalui dinas sosial provinsi Jawa Timur,” Ujar Zainiye.
Lebih lanjut, Politisi Partai PPP itu merinci bantuan yang di serahkan yakni, Kursi roda standar 5, Kursi roda multifungsi 3, Tongkat 2 dan Wolker 1.
” Jadi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga yang memang pada saat ini membutuhkan alat bantu,” Jelas Zainiye.
Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan adanya bantuan itu bisa membantu meringankan beban keluarga yang merawat.
” Mudah mudah dengan adanya bantua peralatan tersebut bisa membantu meringankan beban keluarga yang merawat. insyaallah itu bisa mengurangi beban mereka dan tentu saya berharap bagi mereka yang sedang tahap pemulihan itu bisa sembuh dan beraktifitas normal kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, Suryati penerima bantuan kursi roda asal Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar itu mengucap banyak terimakasih dan penuh sukur atas bantuan kursi roda yang telah di terimanya.
” Alhamdulillah, saya sangat berterimakasih sekali kepada ibu Zainiye telah memberikan bantuan kursi roda ini,” ujar Suryati.
Lebih lanjut, Suryati mengatakan penyakit yang di deritanya itu sudah cukup lama, sehingga membuatnya susah untuk beraktivitas.
” Sebelumnya saya hanya bisa berbaringbdi tempat tidur dan duduk-duduk saja, kalaupun mau berjalan harus di bantu,” pungkasnya.











