Menu

Mode Gelap

BERITA · 19 Nov 2025 09:16 WIB ·

Digitalisasi Masuk Dunia Pendidikan, Anggota DPRD Jatim Zainiye; Siswa Perlu Coding dan AI Untuk Alat Bantu Fikir


 Digitalisasi Masuk Dunia Pendidikan, Anggota DPRD Jatim Zainiye; Siswa Perlu Coding dan AI Untuk Alat Bantu Fikir Perbesar

 

Situbondo,seemetris.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Hj. Zainiye membuka Seminar Nasional PGRI Kabupaten Situbondo. Pasalnya Seminar dengan tema “Coding dan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran mendalam (PM) itu dalam rangka HUT ke 80 PGRI dah HGN Tahun 2025, Rabu (19/11/2025).

 

Anggota DPRD Provinsi Jatim Zainiye itu mengatakan bahwa dinamika pendidikan saat ini berbeda dengan masa 20 tahun lalu.

” Karena hari ini digitalisasi itu merambat cepat di semua lini termasuk di dunia pendidikan. Sehingga posisi guru hari ini harus juga menguasai digitalisasi,” ujar Zainiye usai membuka Seminar dalam rangka HUT ke 80 PGRI di gedung PGRI Situbondo.

 

Lebih lanjut, Zainiye menjelaskan bahwa saat ini guru harus mampu mengajarkan siswa siswi nya itu agar bisa belajar cepat merespon situasi dan keadaan sekelilingnya dan menginterfalisir masalah. sehingga dia mampu berfikir secara terarah, sistematis untuk merumuskan problem solvingnya .

” Hari ini siswa itu harus seperti itu, oleh karena itu karena dibutuhkan kecepatan sistematika berfikir, maka Coding dan AI ini diperlukan sebagai alat bantu berfikir siswa,” jelasnya.

 

Menurut Zainiye sekaligus Ketua DPC PPP Situbondo itu, bahwa sebelum siswa menguasai coding dan AI. mereka terlebih dahulu diberikan dasar kerangka berfikir dalam merumuskan masalah, kemudian berfikir sistematis dan merumuskan problem solving. Sehingga coding dan AI ini yang berhubungan dengan digitalisasi dalam bentuk perintah terhadap komputer, laptop dan segala macamnya itu dapat dikendalikan oleh alur berfikir kita.

” Jadi digitalisasi ini komputer dan laptop itu hanya alat bantu untuk mempercepat proses berfikir dan proses menganalisa dari pada siswa. Kerangka berfikir, rumusan masalahnya, bagian problem solvingnya tetap kita melaksanakan,”terangnya.

 

Oleh karena itu, guru perlu memberikan pemahaman kepada siswa dalam merumuskan. Sehingga nanti ketika siswa sudah memahami kontruksi berfikir dengan baik secara sistematis, maka coding dan AI itu akan membantu menemukan jawabannya termasuk memperkaya literasi yang harus dikuasi oleh siswa.

” Dengan seperti itu dia bisa merumuskan secara cepat seluruh situasi dan kondisi yang ada di lingkungan sekitarnya.

Jadi ini ilmu yang sangat luar biasa, satu inovasi yang unggul sehingga diharapkan untuk bisa menguasai ini untuk mentranslitkan pengetahuan ini kepada para siswa,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Atap Los Pasar tradisional Besuki Porak Poranda, Wabup Ulfiyah Pastikan Cepat Tangani Perbaikan

21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wabup Ulfiyah Apresiasi Kades Besuki Dalam Membantu Korban Terdampak Puting Beliung

21 Januari 2026 - 09:54 WIB

Pendopo Pate Alos Besuki Penuh Dengan Nilai Sejarah, Wabup Ulfiyah Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan dan Fasilitas yang ada

19 Januari 2026 - 12:39 WIB

Usai Acara Pengajian, Wabup Ulfiyah Langsung Turun ke Lokasi Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Sering Terjadi Banjir Rob Setiap Tahun, Pemkab Situbondo Akan Bangun Tangkis Ombak Melalui BTT

14 Januari 2026 - 08:59 WIB

Rumah Kongsen PG Asembagus Hangus Terbakar, Wabup Ulfiyah Turun Langsung ke Lokasi  

14 Januari 2026 - 02:08 WIB

Trending di BERITA