Menu

Mode Gelap

BERITA · 30 Agu 2025 06:20 WIB ·

Setelah Temukan Adanya Nasi Basih, Pemkab Situbondo Minta Setiap Dapur MBG Lakukan Evaluasi Harian


 Setelah Temukan Adanya Nasi Basih, Pemkab Situbondo Minta Setiap Dapur MBG Lakukan Evaluasi Harian Perbesar

Situbondo,seemetris.idhttp://seemetris.id– Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di beberapa dapur di Kabupaten Situbondo ditemukan ada nasi yang sudah basih dalam distribusi ke sekolah.

Sehingga, Pemkab Situbondo langsung melakukan rapat Evaluasi di ruang Intelligence Room Pemkab Situbondo.

 

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah mengatakan bahwa saat melakukan testimoni dari siswa memang terdapat keluhan adanyan nasih yang sudah basih.

Sehingga, ini menjadi catatan penting agar kualitas MBG semakin baik.

“Berdasarkan testimoni siswa, memang ada nasi yang basi. Karena itu, evaluasi perlu dilakukan agar ke depan tidak ada lagi keluhan seperti ini,” ujar Mbak Ulfi sapaan akrab wakil bupati situbondo, Sabtu (30/8/2025).

 

Lebih lanjut, Politisi PPP itu menjelaskan agar kedepan setiap kepala dapur MBG menyampaikan menu satu minggu sebelumnya kepada Dinas Kesehatan.

” jadi ini bertujuan untuk memastikan kandungan gizi dan takaran kalori sesuai standar kesehatan,” jelasnya.

 

Menurutnya, alasan setiap dapur tidak disamakan menunya dikarenakan keterbatasan bahan pangan lokal. Sehingga ada beberapa bahan kenutuhan lauk dan sayur yang masih mengambil dari luar kabupaten.

” Saat ini ada lima dapur yang sudah beroperasi, dan akan bertambah tiga dapur lagi,” sampainya.

 

Menurutnya, pada saat melakukan rapat evaluasi selain menemukan makanan basi juga terdapat adanya penggunaan saus kemasan dalam menu MBG. Padahal itu tidak sesuai dengan standar kesehatan.

” Kepala dapur sudah bekerja luar biasa, tapi tetap tidak boleh menggunakan bahan olahan pabrikan seperti saus kemasan. Itu dilarang oleh kesehatan,” tegasnya.

 

Menurut Mbak Ulfi, dugaan penyebab nasi basi terjadi karena kapasitas dapur yang terlalu besar. Karena satu dapur MBG bisa melayani hingga 3.500–4.000 siswa, jauh di atas rata-rata ideal.

” Proses masaknya jadi lebih berat. Tidak bisa lagi dimulai jam tiga dini hari, kadang harus dimasak sejak sore. Itu yang berpotensi membuat makanan tidak segar,” terangnya.

 

Sehingga, Untuk mencegah kejadian serupa, Pemkab Situbondo meminta setiap dapur MBG melakukan evaluasi harian.

“Dengan evaluasi rutin, potensi masalah bisa ditekan. Harapannya, kualitas makanan untuk siswa terus meningkat,” harapnya.

 

Sekedar di informasikan bahwa Program MBG Situbondo telah dimulai sejak 19 Agustus 2025, dan terdapt lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di lima kecamatan.

 

Lima SPPG tersebut berada di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo; Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji; Desa Klatakan, Kecamatan Kendit; Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan; dan Desa Buduan, Kecamatan Suboh.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Sebagai Bentuk Penghargaan dan Apresiasi, Anggota DPRD Jatim Zainiye Berikan Bantuan Tali Asih Pada Pegiat Seni Tradisional di Situbondo 

19 Maret 2026 - 05:27 WIB

Wabup Ulfiyah Serahkan Bantuan BTT Untuk Korban Terdampak Bencana 

16 Maret 2026 - 12:17 WIB

Wabup Ulfiyah Optimis Pemkab Situbondo Bisa Naik Predikat Utama KLA

6 Maret 2026 - 06:44 WIB

Fatayat NU Situbondo Bersama FES dan PS Bagikan Ratusan Takjil Gratis 

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Resmikan Bazar UMKM Santri, Wabup Ulfiyah: Amanah Lima Wasiat Kiyai Haji Raden As’ad Syamsul Arifin Andil Dalam Ekonomi ke Ummatan

22 Februari 2026 - 13:24 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Medis Korban Ledakan Petasan dan Perbaikan Rumah

19 Februari 2026 - 12:15 WIB

Trending di BERITA