Situbondo, Seemetris.id – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama Wakil Bupati Situbondo, Ulfiya, melakukan kunjungan penting ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) V Baluran, Selasa, (6/5/2025).
Dalam kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo dan Kapolres Situbondo, kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi unik Puslatpur Baluran sebagai destinasi wisata perang yang menarik dan edukatif.
Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan kekagumannya atas kompleksitas dan kelengkapan fasilitas latihan di Puslatpur Baluran yang mencakup area latihan terintegrasi untuk operasi darat, laut, dan udara. Ia, melihat peluang besar untuk mengembangkan kawasan militer ini menjadi daya tarik wisata yang berbeda dari yang lain.
“Kami hari ini berkesempatan mengunjungi Puslatpur V Baluran, sebuah kompleks latihan tempur yang sangat strategis dan satu-satunya di Situbondo yang memiliki fasilitas lengkap untuk latihan di darat, udara, dan lautan. Setelah berdiskusi dan menerima masukan dari berbagai pihak, kami melihat potensi luar biasa tempat ini untuk dikembangkan menjadi wisata perang. Ini adalah peluang emas bagi Situbondo untuk menghadirkan jenis wisata baru yang unik, melengkapi potensi wisata alam dan lainnya yang sudah ada,” tegas Bupati yang akrab disapa Mas Rio.
Lebih lanjut, Mas Rio menceritakan pengalamannya secara langsung merasakan atmosfer latihan militer di Puslatpur Baluran.
“Pengalaman menaiki tank dan bahkan mencoba latihan menembak dengan senjata sungguhan memberikan kesan yang sangat mendalam. Wisata ini nantinya akan menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung, dan yang lebih membanggakan, tempat seperti ini hanya satu-satunya di Indonesia. Ini benar-benar luar biasa!” serunya dengan antusias.
Komandan Operasi Puslatpur V Baluran, Mayor Marinir Andy Sinaga M.T.r., menyambut hangat kunjungan Bupati dan rombongan. Dirinya menjelaskan fungsi utama Puslatpur V Baluran sebagai pusat latihan gabungan bagi berbagai matra TNI, termasuk TNI AL Korps Marinir yang secara rutin menggunakan fasilitas ini untuk mempersiapkan personel sebelum penugasan tempur. Selain itu, Puslatpur ini juga terbuka untuk latihan bersama dengan satuan-satuan dari negara sahabat.
“Saya selaku Komandan Puslatpur Lima Baluran wilayah Kabupaten Situbondo mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati beserta rombongan yang telah melihat langsung potensi wilayah kami. Ke depan, Puslatpur ini akan tetap menjadi pusat latihan bagi TNI, khususnya Korps Marinir TNI AL, dalam rangka mempersiapkan prajurit sebelum diterjunkan dalam operasi tempur. Mengenai ide wisata perang, kami sangat terbuka untuk membahas lebih lanjut dengan Bapak Bupati mengenai berbagai kemungkinan yang bisa dijajaki,” ujar Mayor Marinir Andy Sinaga.
Mayor Marinir Andy Sinaga juga menambahkan informasi mengenai kegiatan penting yang akan dilaksanakan di Puslatpur V Baluran dalam waktu dekat, termasuk latihan Carat di bawah komando kendali Armada II yang akan dipimpin oleh Kolonel Fadhlon, serta persiapan latihan gabungan dengan US Navy.
Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiya, menyampaikan rasa bangga dan takjubnya atas kesempatan berkunjung ke Puslatpur V Baluran. Sebagai seorang perempuan dengan latar belakang santri, ia mengaku terkesan dengan kedisiplinan dan profesionalisme para prajurit.
“Alhamdulillah, kunjungan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya bahkan bertemu dengan salah satu anggota marinir yang ternyata adalah alumni adik kelas saya. Ini membuktikan bahwa santri tidak hanya bisa menjadi tokoh agama, tetapi juga bisa menjadi prajurit yang gagah berani membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengalaman naik tank dan latihan menembak tadi sangat berkesan dan memberikan perspektif baru bagi kami,” ungkap Wabup Ulfiya dengan penuh semangat.
Kunjungan ini menandai langkah awal Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam menjajaki potensi wisata yang unik dan berbeda. Rencana untuk melakukan kajian lebih lanjut terkait konsep Wisata Perang di Puslatpur V Baluran menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya secara optimal.











