Menu

Mode Gelap

BERITA · 5 Apr 2025 04:33 WIB ·

PMI Asal Situbondo Terlantar Sakit di Malaysia, Disnaker Situbondo Gerak Cepat Koordinasi dengan Kedutaan Besar


 Saat Kadisnaker Situbondo, Holil Berada di Rumah Sahyati di Desa Jangkar Perbesar

Saat Kadisnaker Situbondo, Holil Berada di Rumah Sahyati di Desa Jangkar

Situbondo, seemetris.id – Viral Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diketahui berasal dari Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bernama Sahyati (57), dilaporkan terlantar dalam kondisi sakit di Malaysia.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah menerangkan bahwa pihaknya setelah melihat vidio viral dan informasi dari grup WhatsApp menugaskan Kepala Dinas Ketenagakerjaan untuk segera mengambil langkah kongkrit.

“Banyaknya laporan melalui Wa, kami langsung berkoordinasi dengan Kadisnaker untuk segera ditindaklanjuti” ungkapnya.

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Situbondo bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia guna menangani kasus ini.

Kepala Disnaker Situbondo, Holil, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kondisi Sahyati yang memprihatinkan. “Langkah pertama yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan pihak keluarga di Situbondo untuk mendapatkan informasi detail mengenai keberadaan Bu Sahyati di Malaysia,” ujarnya, Sabtu, (5/4/2025).

Disnaker Situbondo juga berusaha mendapatkan nomor kontak Sahyati dari pihak keluarga. “Hari ini kami akan mengirimkan surat resmi ke Kedutaan Besar di Malaysia untuk meminta perlindungan bagi Bu Sahyati. Kami ingin memastikan beliau tidak terlantar, mendapat perawatan medis yang layak, dan kebutuhan makannya terpenuhi,” tambah Holil.

Pihak Disnaker Situbondo meminta agar Sahyati diamankan di kantor kedutaan di Malaysia agar bisa diobati hingga sembuh. Setelah kondisinya membaik, Disnaker Situbondo akan berkoordinasi untuk pemulangannya ke Indonesia, dimulai dari bandara Juanda hingga ke rumah keluarganya di Jangkar.

Menurut keterangan keluarga, Sahyati telah sakit sekitar enam bulan dan sempat dirawat di rumah sakit.

“Setelah cukup lama di rumah sakit dan kondisinya tidak membaik, beliau dikeluarkan dan dibawa oleh pengemudi Grab ke sebuah restoran, lalu ditinggalkan di sana,” ungkap Holil.

Sahyati kemudian ditemukan oleh seorang WNI bernama Miswati, yang berupaya melindunginya.

“Kami telah menghubungi Ibu Miswati untuk bernegosiasi dan berkoordinasi dengan pihak kedutaan agar Bu Sahyati bisa diamankan di kedutaan. Kami tahu kondisinya, kakinya bengkak, tetapi untuk penyakit resmi kami belum tahu,” jelas Holil.

Holil menegaskan bahwa pemerintah akan melindungi setiap warga negara Indonesia di luar negeri tanpa biaya. “Kami telah bertemu dengan pihak keluarga dan mengimbau agar mereka tidak melayani pihak-pihak yang mengatasnamakan ingin membantu pemulangan dengan meminta biaya,” tegasnya.

Disnaker Situbondo berharap pihak keluarga terus berkoordinasi dengan mereka untuk perkembangan lebih lanjut.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga Bu Sahyati bisa kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkas Holil.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Sebagai Bentuk Penghargaan dan Apresiasi, Anggota DPRD Jatim Zainiye Berikan Bantuan Tali Asih Pada Pegiat Seni Tradisional di Situbondo 

19 Maret 2026 - 05:27 WIB

Wabup Ulfiyah Serahkan Bantuan BTT Untuk Korban Terdampak Bencana 

16 Maret 2026 - 12:17 WIB

Wabup Ulfiyah Optimis Pemkab Situbondo Bisa Naik Predikat Utama KLA

6 Maret 2026 - 06:44 WIB

Fatayat NU Situbondo Bersama FES dan PS Bagikan Ratusan Takjil Gratis 

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Resmikan Bazar UMKM Santri, Wabup Ulfiyah: Amanah Lima Wasiat Kiyai Haji Raden As’ad Syamsul Arifin Andil Dalam Ekonomi ke Ummatan

22 Februari 2026 - 13:24 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Medis Korban Ledakan Petasan dan Perbaikan Rumah

19 Februari 2026 - 12:15 WIB

Trending di BERITA